Thursday, 5 January 2017

Sewa HT Wilayah Kediri, Pare, Ngadiluwih, Nganjuk, Kertosono, Blitar, Srengat, Ngadiluwih, Tulungagung, Ngunut

0 comments
Rekan-rekan area Kediri Kediri, Pare, Ngadiluwih, Banyakan, Wates, Nganjuk, Kertosono, Blitar, Srengat, Wlingi, Ngadiluwih, Tulungagung, Ngunut yang membutuhkan HT (Handy Talky) untuk menunjang aktifitasnya, kami dari persewaan rental ScoutAddict kediri menyediakan HT (handy talky) untuk di sewakan.

Banyak kegunanaan HT bagi rekan-rekan yang akan mengadakan kegiatan, baik event organizer, camping, pendakian dll.

Bagi yang mau pesan booking langsung ke Toko ScoutAddict Adventure Kediri
Info WA. 085707903054

Sunday, 1 January 2017

Pramuka Punguti Sampah yang Berserakan di Malioboro, Yogyakarta

0 comments
Yogyakarta - Di tengah ribuan warga yang berkumpul sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (31/12/2016), Jelang malam pergantian tahun, suasana di kawasan Malioboro Yogyakarta makin dipadati oleh ribuan warga. Ramainya warga yang berkumpul membuat sampah di kawasan wisata itu semakin berserakan, belasan anggota pramuka tengah sibuk memunguti sampah yang berserakan. Mereka menggunakan kantong plastik yang besar untuk menampung sampah-sampah kecil yang mereka pungut.

"Sampahnya banyak banget, sayang banget banyak yang buang sampah tidak pada tempatnya. Ada bekas botol minuman, bekas makanan, banyak banget," kata Listi, salah satu anggota Pramuka.

Sesekali anggota Pramuka ini meminta warga untuk membuang sampah pada tempatnya. Namun karena jumlah warga yang banyak, tetap saja banyak yang membuang sampah sembarangan.

Di Jalan Malioboro, disediakan empat panggung hiburan menyambut pergantian tahun. Diantaranya panggung musik dan Wayang Kulit. Meski belum saatnya pergantian tahun, banyak warga yang sudah menyalakan kembang api. Tidak hanya itu, berbagai jajanan juga dijajakan di kawasan itu.


Sumber : https://news.detik.com/berita/d-3385298/jelang-tahun-baru-pramuka-punguti-sampah-yang-berserakan-di-malioboro

Monday, 14 November 2016

Reuni Relawan PIK-KRR Jalur Pramuka Jawa Timur

0 comments
Di beritahukan kepada kakak-kakak Purna Relawan PIK-KRR Jawa Timur jalur Pramuka, yang dulu pernah aktif, bahwa akan di selenggarakan Reuni Relawan PIK-KRR Jawa Timur yang akan dilaksanakan di Kaliwatu Kota Batu, pada tanggal 24-25 Dese,ber 2016.

Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana temu kangen, tidak ada undangan kusu atapun kop pramuka, karena ini merupakan kegiatan reuni, berawal dari relawan untuk relawan. tidak ada agenda kusu kecuali reuni yang sudah lama dinantikan.

Sampai berita ini ditulis, sudah banyak teman-teman yang aktif di grup, antara lain dari Lumajang, Lamongan, Kota Batu, Kota Malang, Bondowoso, Situbondo, Kota Blitar, Tuban, dll.

Bagi kakak-kakak dulu yang pernah aktif, apabila ingin bergabung silahkan hubungi 085 755 317 596

Thursday, 3 November 2016

Lomba Tingkat III Kwartir Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti

0 comments
SELATPANJANG -  Hujan yang mengguyur bumi perkemahan pramuka Rumbia Berduri Selatpanjang, tidak menyurutkan semangat anak-anak pramuka perwakilan 9 Kecamatan Se-Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menggikuti Lomba Tingkat III Kwartir Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti. 
 
Suasana itu terlihat saat pembukaan Lomba Tingkat III Kwartir Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti yang dihadiri langsung oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim. Dalam sambutannya H. Said Hasyim mengucapkan apresiasi kepada seluruh peserta lomba, pendamping dan pembina yang hadir meski diguyur hujan tetap terlihat bersemangat. 
 
Ia berharap ajang lomba pembinaan jiwa dan keahlian Praja Muda Karana itu berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan. 
 
"Selamat ikut perlombaan dan jaga kondisi tubuh agar tetap sehat, disini terlihat jelas kalau Pramuka tidak takut hujan, meski begitu kesehatan tetap yang terpenting," pesannya, Kamis, 3 November 2016.
 
Kegiatan lomba sendiri, seperti dijelaskan Ketua Panitia H. Arifudin diikuti oleh Perwakilan 9 Kecamatan Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, dimana tiap Kecamatan mengirimkan 18 perwakilannya yang terdiri dari 8 perwakilan putra san 8 perwakilan putri plus pendamping.
 
Lomba sendi akan digelar selama 3 hari mulai dari tanggal 3-5 November 2016. Adapun jenis perlombaan yang dilakukan berjumlah 31, antara lain Baris berbaris, Menaksir, Panorama, Pionering, lomba pidato, lomba kuis, Maping dan lainnya.
 
Nantinya setiap regu yang merupakan perwakilan Kecamatan berkesempatan mengikuti lomba untuk memperebutkan hadiah yang telah disediakan panitia. Yang yang paling utama adalah akan diikutseryakan untuk mengikuti ajang Lomba Tingkat IV Provinsi Riau yang berlangsung di Kota Pekanbaru pada bulan Desember 2016 mendatang. 
 
"Mari ikuti lomba dengan semangat, yang menang nanti terus tingkatkan prestasi di ajang lomba Tingkat IV Provinsi Riau dan bagi yang kalah jangan kecewa teruslah berlatih menjadi yang terbaik," pungkas Wabup. 
 
Sumber : http://riausky.com/mobile/detailberita/12846/wabup-inginkan-pramuka-meranti-harus-tangguh.html

Friday, 21 October 2016

Gerakan Bersama Pramuka Pemantau Jentik Diresmina Oleh Menteri Kesehatan

0 comments
Blitar - Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek secara resmi mencanangkan Gerakan Bersama Pramuka Pemantau Jentik (Gema Pramantik) sebagai gerakan kesehatan nasional.

Gema Pramantik merupakan inovasi Dinas Kesehatan Pemkab Blitar bersama Dinas Pendidikan dan Pramuka Kwartir Cabang Blitar. Program ini mengoptimalkan peran serta seluruh masyarakat dalam pemberantasan nyamuk penyebab demam berdarah degue (DBD), terutama dari kalangan pelajar.

Program ini dinilai Menkes Nila sebagai gerakan revolusi dan reformasi kesehatan bagi masyarakat Indonesia untuk mandiri menjaga kesehatan dan kebersihan dirinya sendiri dan lingkungannya.

"Memang benar jika Pramuka kita libatkan untuk memberantas musuh negara yang satu ini. Pemerintah khususnya Kementrian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan tidak mungin bisa melakukan pemantauan jentik secara maksimal di setiap rumah penduduk. Gema Pramantik ini merupakan cara yang sangat efektif dan efisien untuk mencegah perkembangan nyamuk Aedes Aegypti karena masyarakat berperan aktif di dalamnya," papar Menkes Nila.

Dalam acara tersebut, ditampilkan juga drama Gema Pemantik dengan pemain Pramuka Siaga dari SDN Kanigoro 3 yang menceritakan bagaimana pramuka memantau jentik nyamuk di rumah.


Dalam waktu dekat Kementrian Kesehatan RI akan melakukan sosialisasi gerakan nasional itu ke seluruh penjuru negeri.

Dalam melaksanakan program ini, kata Menkes Nila, tentu juga dibutuhkan Pemda dalam tata ruang daerah dan menumbuhkan kesadaran bagi tiap pemilik rumah untuk menjaga kebersihan lingkungannya sendiri.


Pemberantasan nyamuk masih menjadi konsentrasi utama Kementrian Kesehatan karena iklim negara Indonesia sangat berpengaruh dalam proses perkembangannya. Dengan pemantauan jentik yang konsisten dilakukan tiap minggu ini, diharapkan dari tiap rumah yang menjaga kebersihan dapat berkembang menjadi kebersihan dan bebasnya lingkungan dari perkembangan jentik nyamuk.

"Kalau hanya disemprot, dimatikan, itu kurang. Perlu tindakan preventif untuk memantau supaya jentik ini tidak tumbuh berkembang menjadi nyamuk," jelasnya.

Bupati Blitar, Rijanto menyatakan bangga jika hasil pemikiran Kabupaten Blitar bisa bermanfaat untuk masyarakat lain seluruh Indonesia.


Sumber : http://health.detik.com/read/2016/10/22/082959/3326852/763/menkes-libatkan-pramuka-untuk-pantau-jentik-nyamuk

Tuesday, 4 October 2016

Pramuka Bandar Lampung Pecahkan Rekor Muri

0 comments
Bandarlampung - 25.000 Anggota pramuka di Kota Bandarlampung memecahkan rekor MURI, dengan kategori permainan semapur terbanyak pertama di Indonesia dalam rangka memperingati hari ke-55 Pramuka.


Rekor semapur terbanyak ini adalah yang pertama di Indonesia dan perlu diketahui bahwa jumlah peserta ini melebihi target yang ditentukan dari 10.000 orang menjadi 25.000 orang.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan 25.000 anggota dari SD, SMP serta SMA dilibatkan dan telah berhasil memecahkan rekor MURI.

"Ini merupakan bentuk kekompakan dan solidaritas anggota pramuka di Kota Bandarlampung," kata dia.

Ia mengatakan, rekor ini pun yang pertama di Indonesia dan terbanyak yakni hingga 25.000 orang awalnya hanya menargetkan 10.000 orang.

Wali Kota Bandarlampung, Herman HN mengatakan dengan adanya pemecahan rekor MURI ini bisa menambah semangat para anggota pramuka dalam berorganisasi.

"Pramuka harus lebih maju lagi, apalagi pemkot telah memberikan berbagai fasilitas seperti gedung dan lainnya," kata dia.

Ia mengatakan, pramuka di Bandarlampung harus bisa menjadi contoh untuk wilayah lain dan juga bermanfaat bagi masyarakat umum.

Menurutnya, sebagai anggota pramuka harus bisa bermanfaat dan berguna bagi nusa bangsa serta masyarakat.

"Adik-adik pramuka jangan hanya berbangga dengan rekor ini tapi harus memberikan prestasi yang melebihi ini dan membuat bangga Kota Bandarlampung," kata Herman HN yang juga Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Bandarlampung ini.


Sumber : http://www.antaranews.com/berita/588151/25000-anggota-pramuka-bandarlampung-pecahkan-rekor-muri

Thursday, 15 September 2016

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Sedang menggodok Rencana Pramuka Ke Jam Pelajaran Formal

0 comments
JAKARTA - Rencana memasukan Gerakan Pramuka ke dalam jam pelajaran formal sedang di godok Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Semula Pramuka hadir sebagai kegiatan tambahan di luar jam sekolah.

Gerakan Pramuka memiliki kedudukan strategis untuk memperkuat pendidikan karakter bagi anak bangsa. Pramuka mengajarkan kecakapan kepanduan dan kecakapan hidup. Kecakapan kepanduan, kata dia, membuat anak mampu untuk percaya diri, mandiri, fleksibel dan tahan banting dengan berbagai tantangan.

Sementara kecakapan hidup dari Pramuka dapat menjadi modal ketrampilan generasi untuk mengembangkan diri di tengah masyarakat. Masuknya pendidikan berbasis karakter sesuai Pramuka, lanjut dia, melengkapi materi pendidikan saat ini yang banyak berorientasi pada pengetahuan.
"Satu hal yang terpenting dalam pendidikan adalah menjadikan anak didik memiliki sikap atau karakter yang baik sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa," kata dia.

Di era globalisasi, kata dia, terdapat banyak tantangan bagi bangsa seperti gempuran budaya Barat dan kemajuan teknologi yang pesat. Dua hal ini memiliki kelebihan tapi sekaligus ada unsur negatifnya bagi anak. Untuk menekan dampak negatif tersebut diperlukan bentang pertahanan anak yaitu karakter baik yang kuat.

Kegiatan dari Gerakan Pramuka tersebut ditanamkan dari pendidikan tingkat dasar hingga perguruan tinggi. "Kegiatan Pramuka dapat membentuk kepribadian dan watak berakhlak mulia, mandiri, peduli, cinta Tanah Air dan memiliki kecakapan hidup, serta memiliki budi pekerti luhur dan berkepribadian bangsa Indonesia," kata dia.

Dengan masuknya Pramuka ke jam ajar formal, kata dia, maka kegiatan kepanduan tersebut akan wajib diikuti oleh peserta didik. Sejauh ini, Gerakan Pramuka sekadar menjadi kegiatan ekstrakurikuler sehingga peserta didik boleh memilih atau tidak kegiatan kepanduan.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/16/09/15/odj9vq365-mendikbud-sebut-pramuka-akan-masuk-jadwal-pelajaran-formal

Friday, 9 September 2016

Peserta Pramuka Pelayaran Nusantara Akan Menanam Mangrove di Belinyu, Bangka

0 comments
Peserta kegiatan Pelayaran Nusantara (Pelantara) akan mengunjungi Kabupaten Bangka, tepatnya di Kecamatan Belinyu untuk melakukan bakti sosial, penanaman mangrove dan bertukar pengalaman dengan Kwarcab Bangka dan Kwarda Babel.
Hal tersebut terungkap pada rapat persiapan Pelantara VI di ruang kerja Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Bangka, Arman Agus, Jumát (9/9/2016) yang dihadiri Kabag Ops Polres Bangka, Sekcam Belinyu dan perwakilan SKPD Pemkab Bangka.
‘’Kegiatan Pelantara VI tahun 2016 dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 26 September 2016 yang berjumlah 500 Pramuka Bahari se Indonesia menggunakan KRI WD dan akan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu,’’ungkap Arman Agus.
Pemda Bangka menyambut baik kegiatan tersebut dan akan membantu pelaksanaan kegiatan tersebut diantaranya adalah bakti social, penanaman Mangrove di Pantai Putat Belinyu, melakukan audiensi dengan Kwarcab Pramuka Bangka dan Kwarda Babel, audiensi dengan Gubernur Babel, dan mengunjungi Pantai Penyusuk dan Pantai Tongaci, serta malam ramah tamah di pelataran Tanjung Gudang Belinyu.
‘’KRI WD yang memberangkatkan peserta Pelantara VI ini akan berangkat dari Selat Karimata dan merapat di Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar dengan adanya penanaman Mangrove, bakti sosial, serta kegiatan lainnya,’’jelas Arman.
Sumber : http://bangka.tribunnews.com/2016/09/09/500-pramuka-bahari-akan-menanam-mangrove-di-belinyu