Tuesday, 31 October 2017

Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar Satuan Komunitas Ma'arif NU Lamongan

0 comments

Pramuka Satuan Komunitas Ma'arif NU Lamongan akan mengadakan Kursus Mahir Dasar yang akan dilaksamakan pada :
Tanggal : 17-23 Nopember 2017
Tempat : Peopes Al Jamhal Ds. Balun Kec. Turi Lamongan

Pendaftaran Rp. 700.000
15 oktober - 15 Nopemner 2017

Info : Kak Arif 0856 4598 0411

Monday, 30 October 2017

Pramuka Penajam Paser Utara Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

0 comments

Penajam - Pengibaran bendera Merah Putih raksasa berukuran 1000 meter persegi di Pantai Corong, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), 28 Oktober 2017 lalu, dengan membentangkan bendera merah putih raksasa di ketinggian 110 meter menggunakan menara dari rangkaian bambu. Aksi ini dimotori Kwatir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Paser Utara bersama TNI, Polri, lintas SKPD, ormas, komunitas, serta masyarakat.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menyampaikan apresiasinya pada Kwarcab Gerakan Pramuka PPU yang berhasil dan sukses mengibarkan bendera terbesar. Tidak hanya memecahkan rekor Nasional, tapi juga memecahkan rekor dunia.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka PPU, Sudirman menjelaskan, persiapan pengibaran bendera terbesar ini memakan waktu cukup panjang. Persiapan juga menemui beberapa kendala seperti finansial, kurangnya personel, dan sulitnya memperoleh tiang bambu dan kayu nibung. Bahkan, menara bambu itu sempat miring akibat hembusan angin puting beliung.

“Dengan personel yang sedikit mengangkat kayu nibung seberat 400 kilogram saya rasa cukup berat, terlebih jarak tempuh yang dilalui sepanjang 400 meter. Tapi itu semua dapat kita lewati hingga pada akhirnya pengibaran berjalan lancar dan sukses,” ucapnya seperti dilansir dari penajamkab.go.id.
Dia menambahkan, kendala tersebut tidak mematahkan semangat perjuangan anggota Pramuka. Hasilnya pun dapat dilihat pada peringatan sumpah pemuda yang berjalan lancar dan sukses.

Persiapan pengibaran bendera raksasa itu memakan waktu 18 hari pengerjaan. Sementara bahan yang digunakan terdiri dari bambu sekitar 2.000 batang, kayu nibung sekitar 300 batang, dan pohon kelapa sekitar 100 batang.

“Bendera ini rencananya akan kita kibarkan sekitar 3 bulan kalau cuaca mendukung. Tapi kita tetap melihat kemampuan, ketika nanti angin selatan datang dan angin bertiup kencang mau tidak mau harus kita turunkan untuk meminimalisir resiko panjang,” ucap anggota Pramuka tersebut.

Tuesday, 17 October 2017

Lomba Pemanfaatan Medsos Ada Dalam Lomba Tingkat V Pramuka Penggalang

0 comments

JAKARTA | Andalan Nasional Gerakan Pramuka Urusan Binawasa, Mohammad Laiyin mengungkapkan, lomba Pengelolaan media sosial (medsos) akan dinilai dalam Lomba Tingkat Lima (LT-V) Gerakan Pramuka yang akan digelar pada 22-28 Oktober 2017 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, lomba media sosial ini khas Generasi Z. Tujuannya, agar peserta mampu menggunakan medsos dengan bijak, tidak menyebar hoaks dan ujaran kebencian.

Sementara itu, Andalan Nasional Gerakan Pramuka Urusan Kominfo, Hariqo Wibawa Satria menandaskan, dalam lomba pemanfaatan medsos ini yang dinilai adalah strategi komunikasi, konten yang diproduksi, dan distribusi. Hal itu sesuai dengan tagline Gerakan Pramuka ‘Setiap Pramuka adalah Kantor Berita’.

LT-V Gerakan Pramuka akan dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault pada Senin, 23 Oktober 2017 pukul 08.30 WIB, di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta. 

Lomba tingkat nasional lima tahunan ini sangat dinantikan, karena berjenjang dan sangat ketatnya seleksi regu yang bisa mengikutinya. Peserta kegiatan ini adalah Pramuka Penggalang yang tergabung dalam satu regu, baik putra maupun putri dengan usia 11-15 tahun. 

Regu yang bisa mengikuti LT-V adalah regu berprestasi tinggi atau yang menjuarai empat Lomba Tingkat (LT) sebelumnya, yaitu: LT-I (tingkat Gugus Depan), LT-II (tingkat Kwartir Ranting/Kecamatan), LT-III (tingkat Kwartir Cabang/Kota atau Kabupaten), dan LT-IV (tingkat Kwartir Daerah/Provinsi). Jadi, LT-V adalah perlombaan antar regu Penggalang terbaik dari setiap Provinsi/Kwartir Daerah di Indonesia. 

sumber : http://bantenonlinenews.com/pemanfaatan-medsos-akan-dinilai-dalam-lomba-tingkat-lima-gerakan-pramuka/

Friday, 13 October 2017

Lomba Tingkat V Regu Penggalang Pramuka

0 comments

Kak Nurdin Hasan Andalan Nasional Urusan Bina Muda Kwarnas Gerakan Pramuka, mengatakan bahwa Lomba Tingkat Lima (LT-V) Gerakan Pramuka akan dimeriahkan dengan 31 lomba yang akan diikuti oleh semua peserta.

Lomba-lomba di LT V yang disajikan bertujuan untuk menjadikan para remaja itu bisa menjadi pemimpin masa depan yang memiliki jiwa jujur, amanah, bertanggung jawab, mandiri dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi.

Salah satu lomba yang akan digelar dalam kegiatan itu adalah para anggota Pramuka akan meracik obat-obatan tradisional dari provinsi asal mereka masing-masing.

"Tentunya ini adalah ciri khas, ini adalah ajaran dari nenek moyang kita yang ingin tetap kita lestarikan," imbuhnya di Kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Nurdin berharap, para peserta nanti tak hanya meracik obat-obatan tradisional dari daerahnya masing-masing, namun juga mampu meracik obat-obatan tradisional hasil inovasi mereka sendiri.

"Mudah-mudahan kegiatan LT-V ini kegiatan yang bergengsi, bisa mengharumkan Indonesia," tukasnya.

LT-V Gerakan Pramuka akan diselenggarakan di Bumi Perkemahan Cibubur-Jakarta, pada tanggal 22 sampai 28 Oktober nanti.


Sumber : http://nusantara.rmol.co/read/2017/10/13/310847/Puluhan-Lomba-Akan-Digelar-Di-Kegiatan-LT-V-Gerakan-Pramuka-


Monday, 2 October 2017

Pramuka Kwarcab Haruku Melaksanakan Kegiatan Refleksi Pancasila

0 comments
Ambon, Dalam rangka untuk menguatkan rasa nasionalisme dan semangat patriotisme para anggotanya Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Pulau Haruku, Kwarcab Maluku Tengah, Kwarda Maluku menyelenggarakan malam refleksi peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2017, Minggu.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula Puskesmas Rawat Inap Pelauw, kegiatan yang dibuka oleh Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Ranting Pulau Haruku Alifnur Angkotasan itu, melibatkan 70 anggota Pramuka tingkat penggalang dan penegak.

Anggota Pramuka yang hadir berasal dari berbagai sekolah di Kecamatan Pulau Haruku di antaranya, SMAN 2 Pulau Haruku, SMAN 4 Pulau Haruku, MA Alislah Kailolo, MA Nadil Ulum Ory, SMPN 1 Pulau Haruku, SMPN 5 Pulau Haruku, SMP Islam Alkhairiyah Ory, MTs Nurul Khasanah Pelauw dan MTs AL Islah Kailolo.

Disaat kegiatan di tengah-tengah jalannya refleksi, Sekretaris Pramuka Ranting Pulau Haruku Arjun Latuconsina membacakan sinopsis tentang cinta dan nilai-nilai Pancasila.

Pembacaan sinopsis yang menggambarkan mengenai pentingnya pengamalan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara itu, semakin menambah syahdu peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Di akhir renungan, seluruh anggota Pramuka, tak terkecuali para pengurus Kwartir Ranting Pulau Haruku yang hadir mendoakan arwah para pahlawan yang telah berjuang hingga tercapainya kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mereka juga mendoakan keutuhan dan kemajuan bangsa. Mereka berharap persatuan dan kesatuan Indonesia tetap terjaga selama-lamanya.

Pramuka dalam salah satu tugas pokoknya adalah menyelenggarakan pendidikan kepramukaan dalam bentuk kegiatan yang sehat, menarik, terarah, terencana, dan di alam terbuka.

Kegiatan kepramukaan hendaknya selalu menggunakan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan, karena sasaran kepramukaan di Indonesia adalah mempersiapkan kader bangsa yang memiliki kepribadian dan kepemimpinan yang berjiwa pancasila, dan disiplin.

Selain itu, juga sehat mental, moral dan fisiknya, berjiwa patriot, berkemampuan untuk berkarya dengan semangat kemandirian, bertanggung jawab, peduli, dan berkomitmen pada Kode Kehormatan Pramuka.


Sumber : http://www.antaramaluku.com/berita/40878/pramuka-haruku-kuatkan-nasionalisme-melalui-refleksi-pancasila

Friday, 18 August 2017

TEGAK TANGGUH 2017 Pramuka UNAIR Surabaya

0 comments

📢📢📢*TEGAK TANGGUH 2017* 📢📢📢

UKM Pramuka Universitas Airlangga Surabaya Proudly Present
"Lomba Tegak Tangguh 2017"
.
.
Lomba Tegak Tangguh 2017 akan dilaksanakan pada:
🗓️ : Senin-Kamis, 25-28 September 2017
 : 06.00 s.d 17.00 WIB
🏛️ : KOARMATIM Surabaya

Technicql Meeting akan dilaksanakan pada :
🗓️ : Minggu, 20 Agustus 2017
🕘 : Pukul 09.00 WIB – 12.00 WIB
🏛️ : Aula Student Center Lt. 3
Kampus C Universitas Airlangga

Juklak dan Juknis peserta Tegak Tangguh bisa diunduh di link berikut 👇👇👇
https://drive.google.com/file/d/0B7MC5weTX0zQOGU2TmZwSkF5bkE/view?usp=sharing

info lebih lanju bisa menghubungi
CP: - Kak Aziz : 0821 9840 5494 (Ketua Reka Kerja)
- Kak Yudha: 0812 1792 4194 (Bid. Giat)
- Kak Cherlys: 0857 3155 8996 (Pendaftaran)

Kami tunggu kehadiran dan partisipasi kakak-kakak di Tegak Tangguh 2017

Tuesday, 25 July 2017

Dana Pramuka Rp10 M Dibekukan Karena Adyaksa Dault Tersandung HTI

0 comments
Jakarta -  Sementara anggaran untuk Gerakan Pramuka sebesar Rp10 miliar dibekukan oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahwari . Ini karena Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault pernah membuat pernyataan mendukung ormas Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) beberapa tahun lalu.

" Tentang statement Pak Adhyaksa yang saya dengar, saya lihat itu mendukung khilafah, mendukung HTI. Meskipun waktunya itu beberapa waktu yang lalu tapi ini kan tidak mungkin kemudian kita berikan fasilitas begitu saja sebelum ada klarifikasi lebih lanjut," ujar Imam di Istana Kepresidenan, Senin, 24 Juli 2017

Imam memastikan pembekuan sementara itu dilakukan untuk menyelamatkan Gerakan Pramuka dari ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

" Yang pasti kita ingin menyelamatkan Pramuka secara kelembagaan," kata Imam.
Selanjutnya, Imam berharap Adhyaksa dapat segera memberikan klarifikasi terkait tuduhan mendukung HTI. Ini agar tidak menganggu pelaksanaan Raimuna Nasional XI 2017 di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta Timur pada 13-21 Agustus nanti.

Lebih lanjut, Imam enggan memberikan pernyataan terkait perlu tidaknya pencopotan Adhyaksa Dault dari kursi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka. Dia mengatakan hal itu merupakan kewenangan Kwartir Daerah (Kwarda) dan Kwartir Cabang (Kwarcab).

Bantahan
Adhyaksa Dault sempat hadir dan memberikan pernyataan dalam Kongres Khilafah Internasional HTI pada 2013 lalu.

Adhyaksa pernah memberikan klarifikasi tertulis pada Senin, 1 Mei 2017 lalu. Adhyaksa mengaku hadir sebagai undangan dan bukan merupakan simpatisan HTI. Dia lalu menyatakan telah mendapatkan fitnah atas beredarnya video pernyataannya di media sosial. Dia mengaku dituduh anti-Pancasila.

" Sampai detik ini, di manapun dan setiap ke daerah, saya selalu menyampaikan pada generasi muda agar mempertahankan dan merawat Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Tahun 2016 kemarin, saya menggagas lomba foto #PramukaPancasila agar generasi muda menghayati dan mengamalkan Pancasila. Boleh teman-teman telusuri di internet," kata Adhyaksa 

Sumber : https://www.dream.co.id/news/tunggu-adhyaksa-jelaskan-hti-menpora-tahan-dana-pramuka-rp10m-170724a.html

Tuesday, 18 July 2017

Kemah Budaya Nasional 2017 Palangkaraya, Kalimantan Tengah

0 comments
PALANGKARAYA –  Saat membuka Kemah Budaya Nasional (KBN) yang berlangsung mulai dari tanggal 16 hingga 22 Juli 2017, KBN VIII berlokasi di Bumi Perkemahan Palangka Kambariat Tuah Pahoe, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan pentingnya kegiatan Pramuka untuk membangun rasa kebinekaan sejak dini.
Dengan tema “Harmoni Kebinekaan di Bumi Tambun Bungai”, KBN diikuti seribu pramuka penggalang dari 34 provinsi. Terdapat pula 13 Kwarcab se-Kalteng, 8 Kwarcab se-Kota Palangkaraya serta Pramuka dari negara Vietnam.
Mendikbud mengajak para Pramuka peserta KBN agar memanfaatkan kegiatan sebaik-baiknya untuk merajut hubungan, membangun jejaring dalam rangka membangun Indonesia masa depan. “Selamat berkemah, selamat berbudaya, selamat membangun rasa nasionalisme melalui rasa kebinekaan,” pesan Muhadjir.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengapresiasi Direktorat Sejarah, Kwartir Nasional Pramuka, dan Pemerintah Kota Palangka Raya atas gotong royong menyukseskan kegiatan KBN VIII. Lebih lanjut, dalam laporannya, Hilmar mengungkapkan peranan KBN dalam gerakan penguatan pendidikan karakter.
“KBN bisa menjadi titik tolak untuk menyukseskan program prioritas Kemendikbud; gerakan Penguatan Pendidikan Karakter,” ujar Hilmar.
Kepramukaan merupakan bentuk pendidikan yang menerapkan pendidikan karakter melalui kegiatan ektrakurikuler yang menarik, menantang, menyenangkan, sehat, teratur, terarah.
Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi wahana menumbuhkembangkan nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa, serta membina persaudaraan, dan mempererat persatuan dan kesatuan.
KBN diwarnai beragam aktivitas di alam terbuka yang menantang sekaligus menyenangkan. Membangun tenda, napak tilas rute sejarah dan kiprah perjuangan tokoh nasional Tjilik Riwut, serta pentas seni budaya menjadi rangkaian kegiatan para peserta.
“Melihat defile delegasi dari berbagai provinsi yang diiringi lagu-lagu daerah masing-masing, saya pikir inilah bhinneka tunggal ika,” kata Hilmar Farid.
Wakil Gubernur Said Ismail, Walikota Palangka Raya Riban Satia, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Hilmar Farid, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD dan Dikmas) Harris Iskandar, Direktur Sejarah Triana Wulandari, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Nadjamuddin Ramly.
Sumber : https://garudanews.id/mendikbud-kegiatan-pramuka-membangun-rasa-kebinekaan-sejak-dini/