Monday, 26 June 2017

Virgiawan, Narapidana Yang Menjadi Ketua Pramuka di Rutan Cipinang, Jakarta Timur

0 comments

JAKARTA - Rutan Cipinang hari itu sangat ramai. 3.817 tahanan dikunjungi keluarga dan sanak famili. Para Pramuka yang berbaju lengkap itu sibuk membantu mengarahkan para keluarga tersebut.

Virgiawan Anjasmara masih mengenakan celana Pramuka. Dia baru saja memimpin 25 anggotanya membantu petugas Rumah Tahanan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur, saat Hari Raya Idul Fitri hari pertama atau Minggu (25/6/2017).

Virgiawan adalah Ketua Pramuka Gugus Depan 02667 dan 02668. Dia kini ada di golongan pandega atau dalam Bahasa Inggris disebut sebagai Senior Rover.

Virgiawan mengaku tidak mau terpuruk karena terjerat kasus narkotik. Virgiawan bertekad untuk mendisiplinkan diri untuk mengubah dirinya menjadi lebih baik.

"Disiplin di Pramuka itu lebih kuat. Saya ingin ubah diri saya jadi lebih baik lagi dan saya ingin disiplinkan diri saya," kata Virgiawan yang sudah bergabung dengan Pramuka sekitar tiga tahun.

Virgiawan mengaku latihan baris berbaris, lari dan olah raga telah membentuk kepribadian dia yang baru. Virgiawan tidak main-main bergabung di Pramuka. Pria 25 tahun itu telah mengikuti dua kali Jambore di Cibubur tahu 2015 dan di Garut tahun selanjutnya.

"Banyak perubahan dalam diri saya. Yang tadinya ya disiplin waktu kurang, etika kurang di luar. Di sini saya dibina. Saya bisa merasakan perubahan tersebut," kata dia.

Virgiawan ingin menularkan semangat tersebut ke tahanan yang lainnya. Dia dan teman-temannya selalu bergerilya ke sel demi sel untuk mencari anggota baru.

"Kita cari tiap tiap blok, kita tawarkan ke warga binaan. Kalau ada yang daftar kita kasih baju," kata dia. Menjadi komandan di tengah warga binaan menjadi tantangan tersendiri.

Virgiawan pengetahuan membaca karakter sangat penting. "Ya namanya di penjara rada-rada susah ya. Otak berbeda. Ada susahnya ada gampangnya lah. Pintar-pintar aja baca karakter anggota satu-satu," kata dia.

Virgiawan adalah narapidana lima tahun penjara. Dia sudah menjalani pidanya selama tiga tahun tiga bulan. ' Virgiawan sedang menyelesaikan pengurus pembebasannya. Setelah dikurangi remisi, paling lambat Agustus dia akan menghirup udara bebas. Uniknya, Virgiawan mengaku tidak pernah merasakan kehidupan di lembaga pemasyarakatan.

Itu disebabkan sejak awal dia sudah aktif jadi Pramuka di Rutan Cipinang sehingga walau kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap, dia tidak dieksekusi ke Lapas.

Sumber :
http://www.tribunnews.com/metropolitan/2017/06/26/berkenalan-dengan-virgiawan-narapidana-yang-menjadi-komandan-pramuka-di-rutan-cipinang

Friday, 23 June 2017

Anggota Pramuka Berkontribusi Membantu Lancarkan Arus Mudik 2017

0 comments
Kwarnas Gerakan Pramuka mengadakan Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran. Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang mengikuti aksi sosial ini tampak semangat dan ceria membantu petugas di stasiun, terminal, bandara, dan pelabuhan untuk melancarkan mudik tahun 2017.

Bagi Elvita Febriyani (16 tahun) mengikuti kegiatan Karya Bakti Lebaran ini menyenangkan. Kata dia, capek pun tidak terasa.

Mereka mengaku, orang tua mereka tidak mempermasalahkan putra-putrinya mengikuti kegiatan Karya Bakti Lebaran. Bahkan, orangtua mereka sangat mendukung kegiatan yang membantu pemudik tersebut.

“Orang tuaku mendukung banget, Kak. Ini suatu program yang positif,” kata Lintang Pamungkas (17 tahun) ini dengan rasa bangga, di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (21/6).

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault mengaku bangga dengan anggota Gerakan Pramuka yang sukarela dan tetap semangat mengikuti kegiatan Karya Bakti Lebaran. Ia  menjelaskan, ini aksi nyata dari Gerakan Pramuka untuk masyarakat.

“Terima kasih Kakak sampaikan. Orang-orang pada mudik, kalian bekerja keras. Itulah Pramuka, mengamalkan Dasa Darma Pramuka,” pungkasnya.

Pencanangan kegiatan ini diketuai oleh Hasyim Nasution, Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka. Kegiatan Karya Bakti Lebaran ini melibatkan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dari Kwartir-Kwartir, Gudep-Gudep, Saka-Saka serta berkoordinasi bersama kementerian/lembaga/instansi untuk bergabung dengan posko-posko mudik di wilayah setempat.

Kegiatannya antara lain membantu memberikan informasi kelancaran arus mudik, membantu pemudik/masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan umum di stasiun-stasiun, terminal-terminal, pelabuhan, bandara dan tempat-tempat umum

Sumber : http://www.jakartaforum.co.id/2017/06/kontribusi-pramuka-bantu-lancarkan-arus.html

Wednesday, 14 June 2017

Pelantikan Pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Poso Sulawesi Tengah

0 comments
Poso – Pembimbing Gerakan Pramuka Cabang Poso dan para pengurus Gerakan Pramuka Kwartir cabang Poso untuk masa bakti 2015-2020, Senin (12/6/2017) dilantik oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola di Gedung Torulemba Kantor Bupati Poso.

Sebelum pelantikan digelar, dilakukan pembacaan surat keputusan gerakan Pramuka Kwartis daerah Sulteng dengan Nomor 003 tahun 2015 tentang susunan majelis pembimbing gerakan Pramuka cabang Poso masa bakti 2016-2021.

Gubernur Sulteng, Longki Djanggola saat melantik menyampaikan, pendidikan kepramukaan bagi generasi muda sangat perlu diterapkan, agar anak-anak semakin kuat jati dirinya dari pengaruh yang tidak sesuai dari kepribadian generasi bangsa yang banyak dipengaruhi budaya luar.

Menurutnya, jika pelantikan ini merupakan program yang sudah lama yang akan dilantik oleh almarhum Wagub Sudarto, karena tak sempat melantik, sehingga dirinya Longki yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Tingkat Daerah (Ka Mabida) Sulteng baru melantik pengurus gerakan Pramuka cabang Poso saat ini.

“Sebenarnya pelantikan ini sudah dari tahun 2016 lalu, jadi baru sekarang saya lantik dan ini sudah program tahunan pramuka, tidak ada yang istimewa,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan, pelantikan ini merupakan kepercayaan dan kehormatan sehingga menjadi momentum besar untuk menata gerakan pramuka di Kabupaten Poso kedepan, agar semakin baik dan semakin nyata memberikan manfaat bagi nusa dan bangsa serta daerah Poso tercinta.

Lanjut Bupati Poso, berbagai program kepramukaan di daerah ini kedepan akan dilaksanakan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab, serta bertekad bersama seluruh jajaran pengurus Kwartir cabang Poso yang baru saja dilantik untuk memberikan yang terbaik terhadap organisasi pramukaan membaktikan diri masyarakat Sintuwu Maroso.

Acara pelantikan ini juga dilanjutkan dengan penyerahan bantuan korban pasca gemba di Kecamatan Lore Timur.

Sumber : https://sultengraya.com/2017/06/14/pembimbing-gerakan-pramuka-poso-dilantik/

Thursday, 8 June 2017

15 Ribu Pramuka Akan Ikuti Raimuna Nasional 2017 Yang Digelar Agustus

0 comments

Jakarta - Diperkirakan 15 ribu anggota Pramuk akan hadir dalam penyelenggaraan Raimuna Nasional (Rainas) pada bulan Agustus mendatang. Pesertanya berasal dari dalam dan luar negeri. 

Kesiapan gelaran ini disampaikan Dewan Kerja Nasional Gerakan Pramuka, Robby Zulfandi, saat berkunjung ke kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat Raya, Buncit, Jakarta Selatan, Kamis (8/6/2017). Turut hadir dalam rombongan di antaranya Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Adhyaksa Dault, Sekjen Rafly Effendi, dan jajaran pengurus Gerakan Pramuka Nasional.

Rainas akan digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-21 Agustus 2017. Ada juga subkemah di Bogor dan Purwakarta. 

Adhyaksa menjelaskan Pramuka memiliki 20 juta anggota dari Sabang sampai Merauke. Tiap hari selalu ada kegiatan, yang tersebar di berbagai daerah. Terkait Rainas, Adhyaksa menyebut kegiatan itu diikuti Pramuka Penegak dan Pembina atau kalangan pelajar SMA dan mahasiswa. 

"Raimuna itu berasal dari kata bahasa Ambai, dari Yapen Timur, Kabupaten Yapen Waropen, Papua. 'Rai' berarti sekelompok orang, 'muna' berarti daya kekuatan baik," kata Adhyaksa.


Sumber : https://news.detik.com/berita/d-3524835/raimuna-nasional-2017-digelar-agustus-diikuti-15-ribu-pramuka

Friday, 26 May 2017

Kegiatan Serbu Sampah Pramuka Blora Jawa Tengah

0 comments
Blora – Gerakan Pramuka Blora menggelar agenda Serbu Sampah, kali ini (26/5) acara bersih-bersih lingkungan itu diselenggarakan di Stadion Kridosono Blora dari pagi sampai tengah hari. Selain dikumpulkan, para aktivis gerakan pramuka ini juga melakukan pemilahan sampah, sampah organik akan diolah menjadi pupuk organik

“Kali ini, agenda Serbu Sampah II diikuti 85 Pramuka Penegak dari DKR Tunjungan, DKR Banjarejo, SMK Negeri 2 Blora, SMK Bhakti Husadha, SMA Negeri 1 Blora, SMK Muhammadiyah 1 Blora, SMA Negeri 1 Jepon, SMP Negeri 6 Blora, SMP Negeri 1 Blora dan SMP Negeri 2 Blora. Kegiatan ini merupakan penerapan dari Dasadharma ke dua yaitu, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia” ujar Roy Pratama, pengurus DKC Pramuka Kabupaten Blora.
Dalam agenda Serbu Sampah siang tadi, terkumpul tujuh belas kantong sampah ukuran besar. Acara dilanjutkan dengan menggiling sampah organik di penggilingan sampah yang ada di Bangkle, Blora Kota. Sampah organik yang telah digiling ini dinamakan pupuk bof.
Pupuk bof, dengan pemaikaian teratur dapat mengembalikan kesuburan tanah yang terkikis akibat pemakaian pupuk organik yang berlebihan. Kelebihan pupuk bof adalah tidak berbau menyengat, bebas bakteri patogen dan mudah dibuat dan diaplikasikan pada tanah dan tanaman.
Roy berharap, agenda Serbu Sampah selanjutnya dapat diikuti oleh Pramuka Penggalang dan Penegak se- Blora. Karena selain lingkungan menjadi bersih dan sehat, Serbu Sampah juga mempraktekkan cara mengolah sampah menjadi pupuk bof yang bermanfaat.

Sumber : http://www.bloranews.com/jelang-ramadhan-pramuka-blora-gelar-serbu-sampah-di-kridosono/

Sunday, 30 April 2017

Peresmian Gugusdepan Pramuka di KJRI Johor Bahru, Malaysia

0 comments
JOHOR BAHRU - Wakil Kwartir Nasional (Kwarnas) Bidang Bina Muda Prof. Dr. S. Budi Prayitno secara resmi mengukuhkan Gugus Depan (Gudep) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.  (30/4/2017).

Usai pembacaan Surat Keputusan (SK) Gudep Gerakan Pramuka 001-002  KJRI Johor Bahru oleh Staf Kawarnas Rd. Moh. Ikbal, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Majelis Pembina Gugus Depan (Mabigus).

Dalam sambutannya, Waka Kwarnas Prof. Budi menjelaskan, pendidikan Pramuka dimaknai dengan pendidikan yang menanamkan penghargaan dan kehormatan diri. Hal inilah yang menjadikan pendidikan kepramukaan sebagai kegiatan yang menyenangkan, melekat dan bermakna hingga dewasa.

Konsul Jenderal (Konjen) Johor Bahru, Haris Nugroho secara resmi telah mengukuhkan pangkalan Gudep 001/002 di KJRI Johor Bahru. Haris yang resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembina Gugus Depan (Kamabigus) menyampaikan, selain pelayanan dan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Johor Bahru, KJRI juga memberikan akses pelayanan pendidikan bagi WNI melalui Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB), kehadiran Pramuka di Johor Bahru diharapkan akan menjadi kegiatan pendidikan nonformal yang akan menguatkan rasa kebangsaan WNI di Johor Bahru.

Sementara itu, Prof. Dr. Ari Purbayanto sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur yang berkesempatan hadir dalam peresmian tersebut menjelaskan bahwa Gerakan Pramuka telah mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan (Kemendikbud) RI melalui kurikulum wajib sekolah guna pembinaan karakter anak bangsa. Dengan dikukuhkannya Gudep di SIJB, secara resmi pendidikan karakter anak bangsa di Johor Bahru akan semakin kuat.

Usai pengukuhan Gudep, kegiatan dilanjutkan dengan Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang pelatihannya diikuti para guru SIJB dan SIKL. Dijelaskan Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Nasional (Kapusdiklatnas), Prof. Dr. Suyatno bahwa pelatihan KMD merupakan pendidikan dasar bagi pelatih sebagai pembina Pramuka.

Disampaikannya, pelatihan pembina sangat penting untuk mencetak pembina yang berkualitas, dalam menjalankan tugas sebagai pelatih kegiatan Pramuka, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Kwarnas.

''Kehadiran Gugus Depan luar negeri adalah salah satu sarana membangkitkan rasa kebangsaan. Sehingga pelatihan pembina menjadi sangat penting untuk mempersiapkan para pembina Pramuka yang berkompetensi," jelas Yatno.

Pelatihan secara resmi dilaksanakan dari tanggal 30 April hingga 07 Mei 2017. Kepala SIKL Agustinus Suharto ikut hadir dalam kegiatan ini bersama sejumlah guru SIKL yang akan diikut sertakan dalam pelatihan KMD di Johor Bahru. Dengan diresmikannya Gudep di Wilayah KJRI Johor Bahru, akan semakin menguatkan dua gugus depan yang sudah ada sebelumnya, yaitu Gudep KBRI Kuala Lumpur dan Gudep KJRI kota Kinabalu.

Sumber : https://www.gosumbar.com/berita/baca/2017/04/30/kwarnas-gerakan-pramuka-resmikan-gudep-di-kjri-johor-bahru-malaysia/

Monday, 17 April 2017

Lintas Alam Sekitar Alas Kandangan "Lintas Alaska" Pramuka Saka Wanabakti Kediri

0 comments
Pramuka Saka Wana Bakti Kandangan Kabupaten kediri dengan Perhutani. Pramuka Garda Pelestari Alam dan Lingkungan akan menyelenggarakan kegiatan Lintas Alam Sekitar Alas Kandangan "Lintas Alaska"
Yang akan dilaksanakan pada :
Tanggal : 21 Mei 2017
Waktu : Pukul Pukul : ⏰Pukul06:00- Selesai
Kontribusi : Rp.15.000  per orang
Fasilitas peserta :  Bedge, ID Card, Snack, dan Piagam kegiatan 
Pendaftaran dibuka sekarang dan Ditutup Tanggal 19 MEI 2016 di PPO Kandangan Dusun Lodenan Desa Banaran Kecamatan Kandangan. ```
Hubungi CP yak
1. Kak Fikry 083846835765
2. Kak Edo 085745577039
SEGERA DAFTARKAN DIRIMU
MARI JELAJAHI ALAS KANDANGAN MELESTARIKAN ALAM LINGKUNGAN KITA

Monday, 3 April 2017

Orang Tua Murid Cari Pembina Untuk Kegiatan Pramuka

0 comments
Bogor - Beberapa orang tua siswa SDN Pengadilan 3 Bogor meny­esalkan sikap Kepala Sekolah SDN Peng­adilan 3 yang menghapuskan ekstraku­rikurer (ekskul) pramuka yang di seko­lah anaknya. Padahal diketahui ekskul Pramu­ka merupakan kegiatan baik untuk men­ciptakan karakter siswa. Namun karena alasan tidak ada pembimbing, ekskul tersebut dihapuskan.
Salah satu orang tua siswa yang enggan dikorankan namanya mengatakan, ekskul ini mempunyai dampak postif kepada ka­rakter siswa dan membuat siswa lebih mandiri, namun sayangnya kepala sekolah malah menghapuskannya. Padahal kepala sekolah sendiri, merupakan majelis pem­bimbing gugus depan (mabigus) di seko­lah tersebut. ”Kami menduga ekskul pramu­ka ini merepotkan kepala sekolahnya, se­hingga ia meniadakan ekskul pramuka tersebut,” ujarnya kepada Metropolitan.
Menurutnya eskul Pramuka, ditia­dakan setahun terakhir sejak Titin Kus­tini menjabat sebagai Kepala Sekolah di SDN Pengadilan 3, karena sebelum diri­nya menjabat kegiatan ekskul di SDN Pengadilan 3 masih aktif seperti biasanya. “Saat kita tanya kepala sekolahnya, ia beralasan yang tidak masuk akal, yaitu karena tidak ada pembinanya,” terangnya.
Meskipun kepala sekolah tidak peduli terhadap ekskul tersebut, orang tua mu­rid mengaku telah mencari pembina pramuka dari luar. Karena pendidikan pramuka ini sangat banyak manfaatnya. Dalam kegiatannya, terdapat berbagai macam aspek pembelajaran, baik dari segi spiritual, emosional, sosial, jasmani dan rohani yang nantinya mengarah ke­pada pembentukan karakter anak bang­sa. “Atas dasar itulah, kami mencari pem­bina pramuka dari luar, walaupun kami harus mengeluarkan sejumlah uang un­tuk menggajinya,” paparnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi Ke­pala SDN Pengadilan 3 Titin Kustini mem­benarkan bahwa di sekolahnya tidak ada ekskul pramuka karena tidak ada pembi­nanya. “Jadi tidak ada kegiatan pramuka di sekolah ini. Memang rencananya seko­lah ini mau mengadakan pendidikan ke­pramukaan. Tapi nanti setelah pembinanya ada,” katanya.

Sumber : https://www.metropolitan.id/2017/04/orang-tua-murid-patungan-gaji-pembina-pramuka/